Selasa, 16 Oktober 2012

Kenapa memelihara Tuyul Pohon Ketos banyak yang gagal?



sesajen mahluk halus
Dalam buku pesugihan yang  disusun penulis, ada cerita tentang seluk - beluk mendapatkan dan memelihara  tuyul  yang bersemayam di Pohon ketos dari Bero, Trucuk,Klaten.

Kami ceritakan seluk beluk orang yang sukses memelihara tuyul  dari Bero, Trucuk,Klaten..


Kenapa saat ini banyak yang gagal memelihara tuyul  tersebut ?  Mengapa tuyul  tidak bisa bekerja sesuai harapan? jangankan mendapatkan uang, terasa kehadirannya saja tidak...

Jawabannya : Karena juru kunci yang sekarang ( maaf ya pak Dahono) agak kritik sedikit...
 Tidak memenuhi  tata aturan yang dahulu di wariskan...

Jaman dahulu untuk memelihara bocah magis tersebut, pertama adalah peminat sendiri  harus ritual dulu, meminta ijin kepada Kakek Bondho/ Kakek Gethek. Setelah mendapatkan ijin dan ada kecocokan antara peminat dengan tuyul tersebut  , peminat mengadakan syukuran di keramat  mbah Bondho /Mbah gethek sebagai tanda terimakasih.

Sekarang, peminat tuyul  harus membayar 6 juta  dahulu/ U$D 627. 
( katanya ) untuk syukuran tuyul  tersebut.
untuk saat ini, begitu membayar uang 6 juta/ U$D 627 peminat langsung bisa membawa tuyul  yang telah dipersiapkan oleh juru kunci,jadi tidak memerlukan ritual.
padahal peminat dan tuyul  tersebut belum terjadi kecocokan/ belum pernah bertemu.
Akhirnya....
jangankan bisa mendapatkan uang...keharmonisan keluarga peminat malah bisa terancam bubar....
karena apa ? karena peminat dengan tuyul tersebut medan energi nya saling bertabrakan...

Jadi sekali lagi, keramat pohon ketos dari mbah Mbero sampai kapanpun tetap manjur, hanya tata cara ritual nya yang sekarang tidak sesuai.

Dalam buku yang ditulis penyusun, kami ceritakan kesuksesan pemelihara tuyul ,karena waktu itu juru kunci yang lama ( bu kardikem ) masih hidup..

ingin tahu rahasianya ?....silakan hubungi kami,buku akan kami kirim ke alamat anda, bila ingin sukses memelihara tuyul   dari  Trucuk, Klaten..

Sesuatu yang berharga tentu nilainya mahal,bukan ?....
   

Tidak ada komentar:

Posting Komentar