![]() |
| sesajen mahluk halus |
Kami
ceritakan seluk beluk orang yang sukses memelihara tuyul dari Bero, Trucuk,Klaten..
Kenapa
saat ini banyak yang gagal memelihara tuyul tersebut ? Mengapa tuyul tidak bisa bekerja
sesuai harapan? jangankan mendapatkan uang, terasa kehadirannya saja tidak...
Jawabannya
: Karena juru kunci yang sekarang ( maaf ya pak Dahono) agak kritik sedikit...
Tidak memenuhi tata aturan yang dahulu di wariskan...
Jaman
dahulu untuk memelihara bocah magis tersebut, pertama adalah peminat sendiri harus
ritual dulu, meminta ijin kepada Kakek Bondho/ Kakek Gethek. Setelah mendapatkan ijin dan ada kecocokan antara peminat dengan tuyul tersebut , peminat mengadakan syukuran di keramat mbah Bondho /Mbah gethek sebagai tanda terimakasih.
Sekarang, peminat tuyul harus membayar 6 juta dahulu/ U$D 627.
(
katanya ) untuk syukuran tuyul tersebut.
untuk saat ini, begitu membayar uang 6 juta/ U$D 627 peminat langsung bisa membawa tuyul yang telah dipersiapkan oleh juru kunci,jadi tidak memerlukan ritual.
padahal peminat dan tuyul tersebut belum terjadi kecocokan/ belum pernah bertemu.
untuk saat ini, begitu membayar uang 6 juta/ U$D 627 peminat langsung bisa membawa tuyul yang telah dipersiapkan oleh juru kunci,jadi tidak memerlukan ritual.
padahal peminat dan tuyul tersebut belum terjadi kecocokan/ belum pernah bertemu.
Akhirnya....
jangankan bisa mendapatkan uang...keharmonisan keluarga peminat malah bisa terancam bubar....
karena apa ? karena peminat dengan tuyul tersebut medan energi nya saling bertabrakan...
karena apa ? karena peminat dengan tuyul tersebut medan energi nya saling bertabrakan...
Jadi sekali lagi, keramat pohon ketos dari mbah Mbero sampai kapanpun tetap manjur, hanya tata cara ritual nya
yang sekarang tidak sesuai.
Dalam
buku yang ditulis penyusun, kami ceritakan kesuksesan pemelihara tuyul ,karena waktu itu
juru kunci yang lama ( bu kardikem ) masih hidup..
ingin
tahu rahasianya ?....silakan hubungi kami,buku akan kami kirim ke alamat anda, bila ingin sukses memelihara tuyul dari Trucuk, Klaten..
Sesuatu
yang berharga tentu nilainya mahal,bukan ?....

Tidak ada komentar:
Posting Komentar