Kamis, 29 November 2012

PART 3 : Komplain




pesugihan




Waktu itu penulis mengantar peritual, sudah 2 hari  kami bersama- sama.
pulang dari ritual dan setelah berhasil bertemu dengan gaibnya, sang peserta sebut saja pak  marno bertanya kepada penulis.

“mas selama ini sudah sering dapat komplain ngga?

“kayaknya sih belum pernah, karena pak  marno tau sendiri, selama ini saya sebagai guide ritual selalu mengutamakan pelayanan yang baik.  seandainya menginap, peritual saya tempatkan ditempat yang layak meski hotel sekelas melati, begitu juga makanan dsb, saya tidak pernah terlambat.
begitu juga dengan sarana lainnya,selalu saya sediakan. peritual tinggal duduk diam mengikuti instruksi dan bertemu dengan gaibnya dengan harga yang terjangkau,jadi uang itu  sudah termasuk biaya akomodasi,biaya ritual,transport dsb.
Di tempat lain kan biaya sebesar itu hanya biaya ritual saja sedangkan melalui jasa saya, uang sebesar itu sudah lengkap.
disamping nyaman dalam ritual, juga yang terpenting ketemu dengan gaib nya.

Pak marno yang katanya sudah kemana mana tidak pernah ditemui gaib,tadi malam langsung ketemu kan ?  jelas saya panjang lebar

"Iya betul mas " jawab Pak Marno," cuma masa sih belum pernah ada yang komplain ?" 

“Kan kita udah bersama selama 2 hari ini, siang dan malam di perjalanan sampai  selesai nya ritual. Pak Marno tahu sendiri, hp saya tidak pernah terdengar ada orang komplain, paling sms menanyakan informasi ritual itu apa, padahal kalau namanya  komplain, kan tidak hanya sms, pasti langsung telpon, jawab saya

Kemudian Pak Marno mendesak lagi” saya sih percaya mas,terus terang baru kali ini saya ritual senyaman ini,semua sudah disediakan tinggal tidur tahu tahu ketemu gaib nya, cuma saya penasaran aja,"kata Pak Marno

Karena terus didesak maka  saya berkata sekenanya, “ada sih yang komplain...Pak Marno liat orang yang duduk didepan rumah saya kemarin ?"

"Iya kemarin memang saya liat ada orang nunggu dirumah mas wowo lagi nunggu dengan gelisah..."

Ya itu kemarin yang komplain...kata saya

"Sebabnya apa mas komplain nya," kata Pak Marno bersemangat.

Biasa...saya kredit ember ngga lunas –lunas...jawab saya sekenanya...

                          ++++


Tidak ada komentar:

Posting Komentar