English version,visit pesugihanjava.blogspot.com
Kami rangkumkan pertanyaan - pertanyaan yang biasanya ditanyakan peserta ritual pesugian :
Tergantung isi hati anda.karena kami tidak bisa mengontrol isi hati anda,tapi para lelembut lebih tahu isi hati anda.
kalau menaati tips - tips yang kami berikan biasanya berhasil.Dan lucunya lagi,biasanya peserta yang memang tidak bakal berhasil,setelah konsultasi sekian lama dsb,biasanya mundur karena berbagai alasan.
Jadi menurut pengalaman kami,semua peserta yang kami bimbing pasti berhasil bertemu dengan gaib,yang ( bakal )tidak berhasil biasanya entah sebab apa mengundurkan diri.Jadi seperti kebetulan.
2.Bagaimana cara mengikuti ritual ?
Pertama : ajukan tujuan anda mengikuti ritual,( mau jodoh,mau naik pangkat ,atau pingin kaya atau keperluan lainnya ) apabila pingin kaya,kaya yang seperti apa,mau jalan pintas atau adem ayem tapi sukses.
![]() |
| ritual pesugian |
Ketiga : anda membayar uang muka sebagai tanda keseriusan mengikuti ritual.Setelah anda transfer akan kami berikan petunjuk tata cara sebelum memulai ritual sampai dengan purna nya ritual.
Keempat :Bertemu di point meeting yang disepakati.Apabila memakai sistem guide,segala transportasi,makan dsb ditanggung peserta.kami berjumlah 2 orang tinggal mengikuti anda.
Bila memakai sistem paket,peserta akan kami jemput dengan kendaraan kami,dan kami bimbing dan temani selama ritual.Semua keperluan mulai dari piranti ritual,sesajen,bayar juru kunci,makan selama perjalanan, dsb kami yang tanggung.anda tinggal fokus bertemu dengan alam gaib.
Kelima : Setelah menyerahkan uang kepada juru kunci untuk "buka pintu " kami akan mengambil alih,anda akan kami bimbing dan temani.kami tidak jauh dari anda agar anda merasa aman dan nyaman.meski kami tidak jauh dari anda,biasanya yang akan mendengar/melihat sesuatu hanya anda sendiri.
Keenam : Pagi,setelah ritual selesai anda kami antar ke point meeting.anda langsung pulang membawa piranti yang telah kami siapkan.tinggal anda meneruskan dirumah setiap malam jumat.Biasanya peserta dirumahpun akan "bertemu" dengan gaib yang pernah peserta rituali.
ketujuh : setelah "bertemu" baik dirumah/ditempat keramat.biasanya anda akan dibimbing/diberi kemudahan untuk mencapai apa yang anda cita - citakan.jadi dalam jangka yang tidak terlalu lama anda langsung merasakan hasilnya.Mohon anda meminta orang2 dekat anda menilai apakah sudah ada kemajuan/belum.
kedelapan :Setahun berikutnya anda wajib menyelenggarakn syukuran ditempat keramat/tempat kami,ibaratnya sebagai balas budi kebaikan leluhur yang telah membantu anda.tahun-tahun berikutnya anda wajib untuk mengunjungi tempat tsb yang telah membantu anda.
3.Apakah membutuhkan tumbal ?
Tergantung tujuan anda.
Seperti yang pernah saya sampaikan ( lihat Ritual Kejawen ) Ibarat kita bertamu,karena kita membawa oleh-oleh/buah tangan,maka sebagai tuan rumah yang baik tentu saja berusaha menemui anda.Tetapi seringnya tidak ditemui karena kebanyakan belum apa - apa sudah berbagai macam pikiran,baik pikiran negatif dan postif bercampur aduk,sehingga para gaib sebagai tuan rumah malah sungkan untuk menemui anda.
tentu kalau bisa mengendalikan pikiran dan hati anda sendiri, sebagai balas jasa karena anda telah berkunjung dan membawa buah tangan, mereka memberikan balas jasa berupa berkah dan restu agar apa yang anda cita-citakan terkabul.
Lain lagi bila anda minta kekayaan instant,tentu saja ada sebagaian lelembut yang sanggup mencarikan,tentu saja minta jaminan,kenal aja tidak!
Oleh sebab itu bertamulah secara wajar,jangan minta yang berlebih,toh asal kita rutin berkomunikasi,tanpa pakai tumbalpun, apapun yang kita usahkan akan berhasil.
Kuncinya...ya ditemui dulu....
Tugas kami agar anda yang berminat ritual dapat bertemu dengan para gaib...
Dan yang jelas,pilihan tempat juga berpengaruh...
Melalui jasa kami,peserta ritual mendapat bekal yang cukup sebelum berangkat ritual sampai purnanya dengan aman dan nyaman dan ditemui cukup semalam menginap.
itulah bedanya...
tanpa puasa,tanpa repot,nyaman diperjalanan dan di tempat ritual,pulang bawa hasil !
5.Apakah ritual = sesat ?
Tergantung cara pandang anda.Karena bagi kami,ini menyangkut budaya yang harus dilestarikan.Bagi orang Jawa,Bali,Tionghoa menghormati leluhur bukan suatu ritual agama,tapi perwujudan keserasian dengan sesama mahluk Tuhan.Ada kepercayaan yang menganggap bahwa mereka diberi kesempatan lagi untuk membantu manusia sebagai bagian dari evolusi mereka.Jadi bagi mereka, dengan rajin membantu manusia semakin tinggi pula tingkat kesadaran roh mereka.
Toh apabila dianggap sesat,apakah pemimpin - pemimpin kita mulai dari Ir Sukarno,Suharto Gus Dur,hingga pemimpin - pemimpin sekarang itu sesat? Padahal mereka sangat gentur/rajin dalam berolah ritual.
Jadi apakah mereka juga sesat?
Well,jawaban tetap tergantung pada cara pandang anda, bukan?
Jadi kesimpulannya :
Apabila anda masih memandang ritual=sesat=kuasa gelap=negatif dsb. anda tidak perlu repot - repot mencoba- coba cara ini,pasti akan gagal!
Jadi biasanya kami tidak perlu repot menyeleksi peserta ritual.Apabila dari keseluruhan uraian diatas anda merasa tidak cocok,anda tidak perlu membuang waktu dan tenaga ketempat gelap,sepi,jauh dari keramaian hanya untuk melakukan ritual.
Karena,selama ini lewat bimbingan kami,belum pernah ada peserta yang gagal dalam ritual,karena biasanya bila dari membaca uraian diatas merasa kurang cocok,biasanya peserta akan mengundurkan diri dengan berbagai alasan.Jadi seperti kebetulan...
6.Bila ritual bisa membawa kekayaan dan kebahagian,kenapa penulis sendiri tidak melakukan sendiri dan bukankah seharusnya dirahasiakan/cukup untuk diri penulis sendiri?
Dari pengalaman jatuh bangun penulis yang hampir 40 tahun mengarungi hidup ini,berganti macam pekerjaan dan profesi,justru setelah mengenal ritual inilah ada kebahagiaan dan pengetahuan dari menjalani ritual ini.
Karena ritual adalah hubungan horizontal dengan sesama mahluk ciptaan Tuhan,bukan hubungan vertikal.Justru dengan mendalami ritual inilah bagi penulis,menjadi sangat mensyukuri anugerah yang Tuhan berikan kepada kita umat manusia.
Setelah mengetahui ritual yang sebenanrnya justru kita tidak mencampur adukan antara hubungan vertikal dan horizontal.Toh bangsa gaib pun sangat menghormati/menyembah Keberadaan Yang Maha Kuasa.
Bila ukuran kesuksesan adalah materi,toh penulis bukan orang yang kekurangan,bukankah tidak perlu jadi konglomerat dahulu untuk berbagi dengan sesama?
Bila ritual terbukti salah satu cara untuk sukses,kenapa tidak dirahasiakan?
Karena ritual pun tidak sembarang orang bisa,sebagai contoh membaca dari uraian lengkap blog ini saja,tidak semua orang sependapat,jadi ritual hanya salah satu cara untuk memperoleh pengetahuan dan kebahagiaan bagi segelintir orang.
Seperti yang pernah saya sampaikan ( lihat Ritual Kejawen ) Ibarat kita bertamu,karena kita membawa oleh-oleh/buah tangan,maka sebagai tuan rumah yang baik tentu saja berusaha menemui anda.Tetapi seringnya tidak ditemui karena kebanyakan belum apa - apa sudah berbagai macam pikiran,baik pikiran negatif dan postif bercampur aduk,sehingga para gaib sebagai tuan rumah malah sungkan untuk menemui anda.
tentu kalau bisa mengendalikan pikiran dan hati anda sendiri, sebagai balas jasa karena anda telah berkunjung dan membawa buah tangan, mereka memberikan balas jasa berupa berkah dan restu agar apa yang anda cita-citakan terkabul.
Lain lagi bila anda minta kekayaan instant,tentu saja ada sebagaian lelembut yang sanggup mencarikan,tentu saja minta jaminan,kenal aja tidak!
Oleh sebab itu bertamulah secara wajar,jangan minta yang berlebih,toh asal kita rutin berkomunikasi,tanpa pakai tumbalpun, apapun yang kita usahkan akan berhasil.
Kuncinya...ya ditemui dulu....
Tugas kami agar anda yang berminat ritual dapat bertemu dengan para gaib...
4.Apa bedanya bila berangkat sendiri langsung ke juru kunci,toh guide disini bukan juru kuncinya,paranormal pun bukan.
kami sering mendengar orang sudah ritual kesana kemari ,boro - boro mengalami kemajuan,bahkan ditemui saja tidak,padahal sudah mengeluarkan tenaga,waktu dan uang yang banyak.padahal mereka sudah melalui juru kunci yang resmi dan sampai berhari - hari.
Itulah bedanya dengan jasa kami...
Sebenarnya bukan salah siapa- siapa tapi karena kurang pengetahuan saja mengenai arti ritual yang sebenarnya.
Kami maklum karena juru kunci yang sekarang rata - rata hanya meneruskan warisan dari leluhurnya.Jadi banyak yang sudah tidak mengetahui arti ritual yang sebenarnya.
Mereka hanya mengantarkan tamu yang mau ritual,disowankan/diantar,didoakan ..ya sudah,selesai.
mau apalagi....sukses tidaknya bukan urusan juru kunci.(mungkin belum nasib anda..begitu biasanya jawaban juru kunci )
Padahal ritual sebenarnya mulai dari awal/niat tujuanpun ada tata caranya,sampai dengan purnanya ada tata caranya....
Dan yang jelas,pilihan tempat juga berpengaruh...
Melalui jasa kami,peserta ritual mendapat bekal yang cukup sebelum berangkat ritual sampai purnanya dengan aman dan nyaman dan ditemui cukup semalam menginap.
itulah bedanya...
tanpa puasa,tanpa repot,nyaman diperjalanan dan di tempat ritual,pulang bawa hasil !
5.Apakah ritual = sesat ?
![]() |
| ritual pesugian |
Tergantung cara pandang anda.Karena bagi kami,ini menyangkut budaya yang harus dilestarikan.Bagi orang Jawa,Bali,Tionghoa menghormati leluhur bukan suatu ritual agama,tapi perwujudan keserasian dengan sesama mahluk Tuhan.Ada kepercayaan yang menganggap bahwa mereka diberi kesempatan lagi untuk membantu manusia sebagai bagian dari evolusi mereka.Jadi bagi mereka, dengan rajin membantu manusia semakin tinggi pula tingkat kesadaran roh mereka.
Toh apabila dianggap sesat,apakah pemimpin - pemimpin kita mulai dari Ir Sukarno,Suharto Gus Dur,hingga pemimpin - pemimpin sekarang itu sesat? Padahal mereka sangat gentur/rajin dalam berolah ritual.
Jadi apakah mereka juga sesat?
Well,jawaban tetap tergantung pada cara pandang anda, bukan?
Jadi kesimpulannya :
Apabila anda masih memandang ritual=sesat=kuasa gelap=negatif dsb. anda tidak perlu repot - repot mencoba- coba cara ini,pasti akan gagal!
Jadi biasanya kami tidak perlu repot menyeleksi peserta ritual.Apabila dari keseluruhan uraian diatas anda merasa tidak cocok,anda tidak perlu membuang waktu dan tenaga ketempat gelap,sepi,jauh dari keramaian hanya untuk melakukan ritual.
Karena,selama ini lewat bimbingan kami,belum pernah ada peserta yang gagal dalam ritual,karena biasanya bila dari membaca uraian diatas merasa kurang cocok,biasanya peserta akan mengundurkan diri dengan berbagai alasan.Jadi seperti kebetulan...
6.Bila ritual bisa membawa kekayaan dan kebahagian,kenapa penulis sendiri tidak melakukan sendiri dan bukankah seharusnya dirahasiakan/cukup untuk diri penulis sendiri?
![]() |
| ritual pesugian |
Dari pengalaman jatuh bangun penulis yang hampir 40 tahun mengarungi hidup ini,berganti macam pekerjaan dan profesi,justru setelah mengenal ritual inilah ada kebahagiaan dan pengetahuan dari menjalani ritual ini.
Karena ritual adalah hubungan horizontal dengan sesama mahluk ciptaan Tuhan,bukan hubungan vertikal.Justru dengan mendalami ritual inilah bagi penulis,menjadi sangat mensyukuri anugerah yang Tuhan berikan kepada kita umat manusia.
Setelah mengetahui ritual yang sebenanrnya justru kita tidak mencampur adukan antara hubungan vertikal dan horizontal.Toh bangsa gaib pun sangat menghormati/menyembah Keberadaan Yang Maha Kuasa.
Bila ukuran kesuksesan adalah materi,toh penulis bukan orang yang kekurangan,bukankah tidak perlu jadi konglomerat dahulu untuk berbagi dengan sesama?
Bila ritual terbukti salah satu cara untuk sukses,kenapa tidak dirahasiakan?
Karena ritual pun tidak sembarang orang bisa,sebagai contoh membaca dari uraian lengkap blog ini saja,tidak semua orang sependapat,jadi ritual hanya salah satu cara untuk memperoleh pengetahuan dan kebahagiaan bagi segelintir orang.





Tidak ada komentar:
Posting Komentar