Beberapa waktu yang lalu saya menceritakan seseorang yang telah
mengikuti ritual bersama saya,cuma karena kesibukan jadi artikelnya tertunda,baru sekarang ceritanya tersusun.
Begini
ceritanya….
Seperti biasa pelaku selalu saya samarkan dengan nama
Sumanto…
Hallo…mas
Wowo, ini saya Sumanto umur 45 tahun dari ujung barat Jawa,saya ingin diantar
untuk ritual pesugihan ,siapa
tahu dengan mas Wowo saya jodoh…katanya diseberang telpon.
Dalam
hati saya berguman..
lho.. bukankah tempat dia tinggal terkenal akan ritual dan jawaranya? Apalagi dari pembicaraan telpon orangnya kayaknya sok akrab dan agak cerewet, apa dia cuma mau ngerjain saya ya?...
lho.. bukankah tempat dia tinggal terkenal akan ritual dan jawaranya? Apalagi dari pembicaraan telpon orangnya kayaknya sok akrab dan agak cerewet, apa dia cuma mau ngerjain saya ya?...
paling
tidak dia sudah biasa dengan tempat tempat keramat dan biasa bertemu orang
orang sakti nih…pikir saya…
tetapi
sebagai tukang ojeg ritual/penjual
jasa,tentu saya selalu bilang "Siap Pak"....
++
Setelah
berkonsultasi panjang lebar ,akhirnya dia berkata ”Mas Wowo, tolong doakan saya agar dapat rejeki secepatnya,terus terang
dana untuk ritual niatnya mau pinjam ke bank,karena cicilan yang lama
tinggal 9x,katanya kalau tinggal 6x lagi bisa diperbarui dengan dipotong sisa hutang.
Coba besok pagi saya mau ke Bank,apa betul hutang saya bisa diperbaharui…
Keesokan
harinya dia telpon lagi…
“Mas
Wowo,ini saya masih di bank, memang betul bank bisa membantu mencairkan dana
asal tinggal 6x lagi, cuma masalahnya kemana saya cari untuk 3x angsuran itu yang
jumlahnya 5,2juta ya…saya baru jatuh,mana ada orang yang percaya saya,apalagi
saya sekarang menganggur…coba mas Wowo
ngomong ke jin nya siapa tahu bisa membantu…katanya bersemangat.
“Apa
saya bisa ya?” batin saya….
Tapi biar kelihatan empati nya saya menjawab…” Oya pak ,nanti saya doakan mudah – mudahan ada jalan”…
Tapi biar kelihatan empati nya saya menjawab…” Oya pak ,nanti saya doakan mudah – mudahan ada jalan”…
Telpon
ditutup…
Belum
ada 1 jam dia telpon lagi…
“5
menit…hanya 5 menit!..Ajaib..benar benar ajaib!…”kata Sumanto di telpon…
“Apanya
yang 5 menit dan ajaib pak ?”kata saya bingung…
“Begini,tadi sepulang dari Bank,saya langsung ngobrol
dengan istri kalau pinjaman bank bisa diperbaharui,cuma harus cari 3x angsuran
lagi,karena semangatnya istri saya punya ide
untuk coba –coba pinjam ke tetangga yang sedang membangun rumah, dan
istri langsung berangkat,dan katanya ngga sampai 5 menit, tetangga saya mau aja
kasih pinjaman ke istri…padahal sebelumnya hubungan bertetangga kami biasa
biasa saja! … meski kami satu RT.
Ini saya belum copot celana,mau ke Bank lagi….
Ini saya belum copot celana,mau ke Bank lagi….
+++
Singkat
cerita berbekal pinjaman dana dari Bank pak Sumanto bertemu saya….
Sesampai
di tempat ritual,pak Sumanto terheran heran karena tempat keramat tsb mirip
dengan mimpi yang dialaminya beberapa hari sebelumnya.
Singkat
cerita setelah merasa cukup bermeditasi dan merasa sudah ditemui,kami langsung
pulang untuk makan malam dan kembali ke Hotel.Sepanjang perjalanan
pulang,sebentar sebentar pak Sumanto minta berhenti untuk istirahat,karena
medannya mendaki terjal.
Sesampai
di rumah makan,pak Sumanto heran kenapa di pundaknya berdarah,padahal setahu
kami dia tidak tergores apapun selama ritual tadi.Herannya meski pundaknya
berdarah banyak,bajunya tidak sobek ,tidak ada tanda tanda tergores.
Saat
ingin ke toilet membasuh lukanya,tiba tiba pak Sumanto terjatuh…saya pun langsung
memapahnya,begitu juga saat kami keluar menyeberang jalan,pak Sumanto kembali terjatuh pas ditengah- tengah jalan !
Malam itu terhitung beberapa kali pak Sumanto
sering terjatuh dengan sendirinya saat berjalan…saya pikir apa karena tidak
terbiasa mendaki atau karena banyak mengeluarkan darah ya…
Tapi
setelah kejadian itu banyak kejadian aneh mulai terjadi,( kurun waktu 3 hari ) mulai dari masuk hotel tempat
menginap sampai dengan pak Sumanto pulang ke rumahnya….
Mulai
dari chanel tv yang suka berpindah sendiri,barang tiba – tiba hilang sendiri
tanpa bisa diketemukan sampai barang yang sudah tertinggal puluhan
kilometer,bisa tiba – tiba ada disebelahnya….
+++
Keesokan
harinya saya mengantar pak Sumanto ke
Klinik terdekat,menurut kesimpulan dokter,karena kurang istirahat saja yang
menyebabkan pak Sumanto sering terjatuh,jadi tidak ada penyakit yang perlu
dikuatirkan…
Tapi
daripada kenapa kenapa akhirnya saya ikut mengantarkan pak Sumanto kembali
kerumahnya,kami naik bus umum,sesampai di Jakarta saya menelpon mantan tamu
saya untuk ikut mengantar pak Sumanto.
Setelah
menempuh jalanan berliku,masuk keluar hutan akhirnya sampailah kami di kediaman
pak Sumanto .
Dia
memperlihatkan semua peralatan bekas usahanya,dan menurut saya memang ada fengshui
rumahnya yang menyebabkan usaha apa saja yang dia tekuni akan gagal.
Setelah puas ngobrol,saya dan mantan tamu saya berpamitan pulang,karena sang
mantan tamu juga ingin saya mampir ke rumahnya.
+++
Satu bulan kemudian Pak Sumanto menelpon saya...
"mas Wowo,kok belum ada tanda tanda kemajuan apa - apa ya...padahal saya sudah teratur sesaji?"...
"Mungkin pengaruh fengshui rumah anda,apa rumah sudah ditata sesuai petunjuk saya?"
"belum sih...kan merenovasi butuh biaya banyak..kata Sumanto beralasan...
Padahal saya hanya menyarankan pindah posisi ruang saja,bukan merenovasi... tapi Sumanto selalu punya alasan...
Sebulan kemudian dia telpon lagi...
"Aduh gimana nih mas Wowo,kok saya masih melarat aja?...
"coba saat meditasinya diruangan tersendiri ,jangan dikamar keluarga...kata saya menyarankan.
Tetapi selalu saja ada alasannya,yang katanya tidak kuat meditasi duduk,yang katanya kalau sendiri takut ada tikus nyelonong,yang katanya sulit untuk jauh dari hp dan Tv
(Sumanto...Sumanto disuruh meditasi,malah bawa Hp dan TV )...
katanya takut nggak bisa update status....
hi..hi..hi...ada ada aja...lebay banget....
++
katanya takut nggak bisa update status....
hi..hi..hi...ada ada aja...lebay banget....
++
Karena merasa ritualnya belum ada tanda tanda membuat kaya mendadak ,diam diam tanpa sepengetahuan saya Sumanto ini mengikuti berbagai macam ritual.mulai dari uang gaib,uang balik,jual musuh,penggandaan uang sampai ngamen gaib...
Hampir semua trik dan modus gaib yang seperti apapun sudah pernah dijalani Sumanto ini...hubungan telpon dengan saya terputus....
Sampai akhirnya uang pinjaman dari bank ludes,sementara semuanya berakhir dengan tragis....nol...alias tertipu mentah mentah...(akan saya ceritakan dilain waktu dengan judul " Pecandu Uka - Uka" )
Meski demikian,istri Sumanto tetap setia dengan ritual yang saya ajarkan.
Lebih baik makan nasi sambal daripada tidak sajen...kata istri Sumanto...
Padahal untuk anda ketahui,untuk membeli sesajen,Sumanto harus menempuh perjalanan 80km sekali jalan,jadi pulang pergi 160 km setiap mau sajen.
Jadi saat hari sajen,pagi pagi dia harus berangkat,karena sebelum jam 5 sore harus sudah berada dirumah,karena diatas jam 5 sore daerah tsb rawan begal dan rampok...
Lho,katanya ritual dengan saya tidak ada hasilnya kenapa istri sumanto tetap setia?
Memang,saya hanya tukang antar ritual bukan penjamin kekayaan setelah ritual,tetapi meski kelihatannya tidak instant tetapi ritual yang saya ajarkan bila ditekuni pasti ada manfaatnya...
Memang Sumanto ini belum kaya,tetapi Sumanto dan Keluarga sudah banyak merasakan banyak keajaiban setelah ritual bersama saya ( Lengkapnya akan saya ceritakan di "Pecandu Uka - Uka " )
Mulai dari rejeki yang selalu mengalir,pertolongan selalu ada,barang tertinggal bisa kembali, sampai kartu atm yang tertelan mesin pun bisa kembali...
cuma karena belum kaya mendadak...jadi Sumanto ini belum merasa puas....
++
Genap setelah 1 tahun ritual dengan saya,Sumanto menelpon saya kembali...
"Halo mas Wowo...saya ingin sowan kembali ketempat dulu saya ritual,sekalian pulangnya mengundang mas Wowo dan keluarga mampir kerumah saya.."kata Sumanto diseberang telpon..
lho..sudah ada kemajuan apa?.tanya saya...
Yah,kaya sih belum,cuma 9 bulan setelah ritual dengan mas Wowo,kebetulan istri mendapat petunjuk gaib katanya saya harus ke Jakarta menemui teman saya...eh ternyata lewat bantuan teman saya itulah ada yang berminat membeli peralatan bekas usaha saya dulu...dan belum lama ini deal 300 juta...
apa ngga salah nih,kalau saya disuruh beli 20 juta aja ngga bakal mau,masak deal 300 juta...batin saya.
"Wah,hebat juga bisa terjual mahal,berarti saya kecipratan rejekinya dong.." kata saya pede....
"Iya,kan yang bikin mahal surat ijin nya,tapi udah mau abis mas...yang 150 juta udah buat melunasi bank,masukin anak sekolah,bayar utang tetangga,saudara dsb dan yang 150juta buat bangunan rumah baru disebelah rumah lama,tapi masih belum selesai ,masih kurang dana lagi...tapi buat sangu ke tempat mas Wowo masih adalah sedikit....
O gitu,dulu saat belum ada perbaikan nasib, telpon mengeluh melulu...sekarang setelah ngabisin duit banyak baru laporan ya...batin saya...
Oya mas Wowo, sekarang biaya ritual masih sama seperti saya dulu ngga?...tanya Pak Sumanto...
" Masih sama"..jawab saya..
"Harusnya naik lo...harga cabe aja naik...
kan saya buktinya...meski belum kaya..tapi saya mau dijadikan testimoni...katanya bangga...
"Yah nanti saya pikirkan,eh masih penasaran ritual yang instant - instant ngga? " tanya saya..
"Masih,meski semuanya nol,tapi saya masih penasaran siapa tahu saya ketemu orang yang bener bener bisa mewujudkan uang yang bisa awet dipakai...mungkin saya ini sudah jadi pecandu uka - uka"....katanya menutup pembicaraan....
Sumanto ...Sumanto...kalo memang ada,pasti saya udah duluan...namanya ritual jawa yang asli ya begini ini...dan namanya hidup ya pasti ada senang tapi ada susahnya juga....
***